
Pada 16 Mei 2026, KDKMP di Jalan Lizardi Putra, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan menjadi salah satu lokasi penting dalam agenda peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap hadir bersama unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, dan perangkat daerah.
Kegiatan tersebut terhubung dengan peresmian nasional 1.061 KDKMP yang dipimpin Presiden Republik Indonesia secara terpusat dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dari Medan, agenda itu memperlihatkan bahwa pembangunan koperasi telah bergerak dari pembentukan kelembagaan dan pembangunan fisik menuju kesiapan operasional.
Makna untuk jaringan kelurahan Medan
Kota Medan memiliki 151 kelurahan dan Pemko Medan sebelumnya melaporkan 151 KKMP telah terbentuk. Karena itu, Tanjung Selamat dapat dibaca sebagai salah satu contoh awal bagaimana koperasi kelurahan memasuki tahap penggunaan fasilitas dan penguatan sistem usaha.
Namun, status operasional setiap KKMP tidak boleh disamaratakan. Kesiapan tiap lokasi dapat berbeda bergantung pada bangunan, pengurus, anggota, modal, mitra, stok, dan jenis usaha yang dijalankan. Portal ini sengaja membedakan istilah “terbentuk”, “dibangun”, dan “beroperasi” agar informasi tidak menyesatkan.
Dari gedung menuju sistem ekonomi
Dalam arahannya pada agenda tersebut, pemerintah menekankan fungsi KDKMP sebagai bagian dari sistem ekonomi rakyat yang terintegrasi. Bagi Medan, konteks tersebut relevan dengan karakter kota perdagangan: koperasi perlu menghubungkan kebutuhan warga dengan pasokan yang nyata, bukan hanya mengejar banyaknya unit usaha.
Buka sumber pemerintah ↗
Artikel ini merupakan rangkuman dan penulisan ulang, bukan salinan teks sumber.
